
loading...
Seorang teknisi minyak sedang turun dari menara di sebuah kilang minyak di Jebel Ali, Uni Emirat Arab, sekitar 18 mil sebelah selatan Dubai, pada Maret 2004. FOTO/AP
Keputusan ini dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi UEA karena tidak lagi dibatasi target produksi OPEC+, kata analis Barclays dalam catatan risetnya dikutip dari Reuters, Rabu (29/4/2026).
Baca Juga: UEA Keluar dari OPEC, Guncang Pasar Energi Global
UEA, yang merupakan produsen minyak terbesar keempat di OPEC, sebelumnya terikat pada kesepakatan pembatasan produksi bersama negara-negara anggota lainnya. Dengan keluar dari organisasi tersebut, UEA memiliki fleksibilitas lebih besar untuk menyesuaikan produksi sesuai kebutuhan pasar dan strategi nasional.