Wednesday, January 7, 2026

Retret Kabinet Merah Putih, Prabowo Minta Menteri Laporkan Kendala Program Langsung

0 comments
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo memimpin retret Kabinet Merah Putih di Hambalang dengan agenda evaluasi dan pembahasan kendala program prioritas. 
  • Dalam forum itu dipaparkan capaian seperti pembangunan 11 jembatan gantung serta progres Program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau 55 juta penerima. 
  • Prabowo menargetkan 35 ribu SPPG melayani 82,9 juta penerima pada 2026.

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR -  Presiden Prabowo Subianto memimpin retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, (6/1/2026). Retret sempat terbuka saat Presiden menyampaikan arahan pembuka sebelum kemudian berlangsung tertutup.

Retret Kabinet yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut akan berlangsung hingga malam hari. Retret dijeda untuk salat Magrib yang dilanjutkan kembali pada pukul 18.45 WIB hingga malam hari. 

Dari 8 menteri yang akan menyampaikan paparan, baru empat menteri yang sudah melakukan.

Dalam retret yang dihadiri oleh seluruh anggota Kabinet Merah Putih itu, Presiden Prabowo memberikan arahan dan juga evaluasi program prioritas pemerintah. Prabowo meminta para menteri melaporkan langsung kendala dalam menjalankan program di lapangan untuk kemudian dibahas solusinya.

"Jadi kendala-kendala yang mungkin timbul di dalam pelaksanaan program-program prioritas di dalam retreat tadi disampaikan langsung oleh menteri-menteri terkait kepada Bapak Presiden dan langsung kemudian didiskusikan penyelesaian-penyelesaiannya," kata Prasetyo di sela sela retret.

Baca juga: Retret Hambalang, Pakar: Menteri Harus Berani Beri Masukan Prabowo, Jangan Hanya Asal Bapak Senang

Dalam retret juga diputar sejumlah video capaian kerja, salah satunya pembangunan jembatan gantung untuk akses pelajar menuju sekolah.

“Dalam satu bulan terakhir, 11 jembatan gantung sudah selesai dibangun, 50 lainnya dalam proses. Total kebutuhan yang sangat urgen sekitar 6.900 jembatan akan terus dikejar pada 2026,” ujar Prasetyo

Dalam retret juga Presiden membahas program strategis nasional, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut saat ini telah menyasar 55 juta penerima manfaat melalui 19.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Presiden menargetkan pada tahun ini jumlah penerima manfaat dan Jumlah SPPG  meningkat signifikan.

"Target di tahun 2026 harus selesai kurang lebih nanti akan ada sekitar 35.000 SPPG yang akan melayani 82,9 juta penerima manfaat," katanya.

Selain itu disinggung pula program cek kesehatan gratis yang sudah  mencapai angka 70 juta penerima manfaat selama 2025.

Prasetyo mengatakan retret kabinet kali ini dimaknai sebagai sebuah pembekalan dari Presiden kepada seluruh jajaran kabinet yang dimulai dengan evaluasi seluruh program-program pemerintah untuk kemudian dilanjutkan pada tahun ini.

Adblock test (Why?)



No comments:

Post a Comment