
Baca juga: 2 Pelaku Pecah Kaca dan Congkel Pintu Mobil di Jambi Ditembak Polisi
Toloi berada di dalam lubang tanah untuk sembunyi dari kejaran polisi yang memburunya. Tim Buser Naga Satreskrim Polres Pangkalpinang, terpaksa mengeluarkan dua kali tembakan peringatan, karena pelaku pencurian ini tak mau keluar dari bunker.
Penangkapan terhadap Toloi dilakukan polisi, usai menerima laporan pencurian dari pengurus Masjid Nurul Falah. "Alhamdulillah dalam hitungan jam kami bisa menindak lanjuti laporan pengurus masjid yang melaporkan kehilangan sejumlah kabel instalasi AC. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, Minggu (26/9/2021).
Baca juga: Kesal Dimaki Usai Bersetubuh, Pemuda Musi Rawas Bunuh Ibu Muda Seksi di Kamar Mandi
Kendati cepat terungkap, pengejaran terhadap pelaku pencurian ini cukup menegangkan. Situasi saat penangkapan sangat gelap, membuat tim harus ekstra hati-hati agar pelaku tak melarikan diri.
Pelaku pencurian membuat lubang dalam tanah yang bentuknya seperti bungker di tengah hutan. "Ampun Pak (Polisi-red) saya bersalah mencuri kabel di Masjid Nurul Falah tadi sore," ucap Toloi, saat keluar dari bungkernya.
Ia mengaku telah mencuri kabel instalasi dengan memotongnya menggunakan sebuah tang, dan dijadikan beberapa gulungan. "Saya potong-potong menjadi berberapa bagian dengan tang, lalu menurunkan kabel tersebut. Rencana kabel akan dijual ke pengumpul barang bekas, sedangkan tang untuk memotong saya buang di dekat persembunyian saya," ujarnya.