Ringkasan Berita:
- Kapal induk tetap menjadi simbol utama kekuatan militer laut dunia pada 2026
- Amerika Serikat, China, dan Inggris mengoperasikan armada terkuat seperti kelas Nimitz, Gerald R. Ford, Fujian, dan Queen Elizabeth.
- Kapal-kapal ini berfungsi sebagai pangkalan udara terapung dengan kemampuan membawa puluhan pesawat tempur, helikopter, serta sistem persenjataan canggih.
TRIBUNNEWS.COM – Kapal induk masih menjadi simbol utama kekuatan militer laut dunia pada 2026.
Kapal induk berfungsi sebagai pangkalan udara terapung yang mampu memproyeksikan kekuatan dengan membawa puluhan pesawat tempur, helikopter, serta sistem persenjataan dan pertahanan canggih.
Sejumlah negara terus mengoperasikan kapal induk paling modern di lautan.
Dilansir Slash Gear, berikut lima kapal induk terkuat yang berlayar di lautan pada tahun 2026.
1. Kelas Nimitz (Angkatan Laut AS)
Dominasi Angkatan Laut Amerika Serikat terlihat jelas melalui kapal induk kelas Nimitz.
Kapal-kapal kelas ini sebenarnya sudah tergolong tua karena telah beroperasi lebih dari 50 tahun dan kini mulai memasuki masa pensiun.
Meski demikian, daya hancur dan kemampuan yang dimilikinya masih sangat menentukan dalam peta kekuatan militer dunia.
Kapal induk kelas Nimitz ditenagai dua reaktor nuklir yang memberinya jangkauan operasi nyaris tak terbatas.
Kapal ini mampu menghasilkan tenaga hingga sekitar 260.000 tenaga kuda dan melaju dengan kecepatan lebih dari 30 knot.
Angka tersebut terbilang mengesankan mengingat bobotnya mencapai sekitar 100.000 ton.
Dari sisi persenjataan, Nimitz dapat membawa hingga sekitar 130 pesawat tempur F/A-18 Super Hornet jika diperlukan, ditambah berbagai sistem rudal dan senjata mesin.
Baca juga: Jepang Siapkan Rudal Modular Jika Perang Pecah, Incar Rombongan Kapal Induk China di Selat Miyako
Satu-satunya kapal induk yang lebih kuat dari kelas Nimitz adalah penggantinya sendiri, yakni kapal induk kelas Gerald R. Ford milik Angkatan Laut AS.
USS Nimitz merupakan kapal induk tertua Amerika Serikat yang masih aktif dan dijadwalkan segera pensiun.
Namun, kapal ini bersama kapal-kapal lain dalam kelas yang sama tetap menjadi simbol kekuatan laut yang belum tertandingi dalam sejarah global.
Beberapa kapal Nimitz generasi akhir bahkan masih akan terus berlayar dan menjaga kepentingan Amerika Serikat dalam waktu yang lama.