:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MELAJU-KE-16-BESAR-Anthony-Sinisuka-Ginting.jpg)
Takluk di Set Pertama, Ginting Ungkap Kunci Balikkan Keadaan di 32 Besar Indonesia Masters 2026
Alfarizy Ajie Fadhilah/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ANTHONY Sinisuka Ginting harus melalui laga tak mudah saat menghadapi Julien Carraggi (Belgia) pada babak 32 besar Indonesia Masters 2026.
Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026), Ginting sempat tertinggal jauh di gim pertama sebelum akhirnya bangkit dan menang lewat rubber game dengan skor 12-21, 21-15, dan 21-10.
Baca juga: Rekap Hasil Indonesia Masters 2026 Ditutup Nasib Kembar Ginting dan Alwi ke 16 Besar
Ginting mengakui, performanya di set pertama tidak berkembang dan membuatnya kalah dengan selisih angka yang cukup mencolok.
Namun, kondisi tersebut justru dijadikannya sebagai bahan evaluasi untuk menyiapkan strategi di gim berikutnya.
"Ya, pastinya pertama-tama mengucap syukur. Puji Tuhan bisa bermain dengan baik. Ya, meskipun di set pertama kalah dengan perolehan angka yang cukup jauh, tapi dalam perjalanan di set pertama memang, enggak bisa banyak berkembang, sih,” ujar Ginting usai laga.
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia itu menegaskan dirinya tidak ingin menyerah meski sudah tertinggal jauh di set pembuka. Ia tetap berusaha mencari solusi bersama pelatihnya, Indra Wijaya.
"Cuman dari situ coba, meskipun kalah, tapi perjalanan di set pertama coba buat cari cara terus, sih. Cari cara, cari solusinya gimana, terus juga di lapangan juga diskusi sama Koh Indra kayak gimana,” katanya.
Menurut Ginting, fokus utamanya di set pertama bukan lagi mengejar skor, melainkan mempersiapkan diri untuk set kedua.
"Jadi juga set pertama udah coba buat ngejar, tapi memang perolehan angkanya udah ketinggalan cukup jauh. Jadi memang fokusnya untuk, tidak mau nyerah sih di set pertama. Dan ya Puji Tuhan, strategi yang sudah dipersiapkan di set pertama, berjalan dengan baik di set kedua dan ketiga,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Ginting juga mengungkapkan tekanan di lapangan serta minimnya gambaran permainan lawan menjadi faktor utama ketertinggalannya di awal laga.
"Ya memang dari permainan Julien Carraggi sendiri juga emang bagus. Maksudnya, ini pertemuan pertama. Jadi memang secara gambaran belum terlalu, berasa. Karena kan biasa cuman nonton di YouTube aja, di video analisa segala macem,” ucap Ginting.
Ia menambahkan, situasi pertandingan secara langsung memberikan tekanan berbeda dibandingkan saat menganalisis lewat video.
"Cuma memang kan pressure di lapangan dan ketegangan dan segala macam kan berefek juga gitu tadi di set pertama. Tapi ya coba buat, keluar dari tekanan dari dia juga sih, dari itu kayak gimana. Coba buat strateginya gimana, dan ya itu sih,” jelasnya.