Monday, January 12, 2026

Penyelidikan Kriminal terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell Picu Isu Campur Tangan Politik

0 comments
Ringkasan Berita:
  • Jaksa federal AS membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell terkait kesaksiannya soal renovasi gedung senilai Rp41,9 triliun.
  • Powell menilai penyelidikan itu sebagai tekanan politik akibat penolakan The Fed menurunkan suku bunga sesuai keinginan Presiden Donald Trump.
  • Kabar tersebut memicu kekhawatiran pasar dan seruan dari sejumlah senator agar penunjukan Ketua The Fed berikutnya ditunda hingga kasus hukum ini jelas.

TRIBUNNEWS.COM - Jaksa federal Amerika Serikat (AS) membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell.

Powell terseret kasus hukum terkait kesaksiannya di hadapan Kongres mengenai renovasi kantor pusat bank sentral di Washington, DC, senilai sekitar 2,5 miliar dolar AS, atau sekitar Rp41,9 triliun.

Penyelidikan ini berpotensi memperuncing ketegangan antara The Fed dan pemerintahan Presiden AS Donald Trump, lapor CNN.

Powell mengonfirmasi pada Minggu (11/1/2026) bahwa Departemen Kehakiman AS telah mengirimkan surat panggilan kepada Federal Reserve.

Ia menilai penyelidikan tersebut sebagai bentuk tekanan politik akibat sikap The Fed yang menolak menyesuaikan suku bunga sesuai keinginan presiden.

“Ancaman tuntutan pidana adalah konsekuensi dari penetapan suku bunga berdasarkan penilaian terbaik kami untuk kepentingan publik,” ujar Powell dalam pernyataan video, dikutip CNN.

Powell menegaskan isu renovasi gedung hanya dijadikan dalih untuk melemahkan independensi bank sentral.

Ia menyatakan kebijakan moneter seharusnya ditentukan berdasarkan data ekonomi, bukan intimidasi politik.

“Ini tentang apakah The Fed masih bisa menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi,” katanya, seperti dilaporkan Al Jazeera.

Departemen Kehakiman AS menolak memberikan komentar rinci terkait penyelidikan tersebut.

Namun, juru bicara DOJ Chad Gilmartin mengatakan jaksa agung ingin memprioritaskan penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan dana pembayar pajak.

Baca juga:  Profil Jerome Powell, Bos Bank Sentral Amerika yang Terancam Dipecat Donald Trump

Gedung Putih merujuk pertanyaan media ke DOJ.

Sementara itu, Trump membantah mengetahui adanya penyelidikan tersebut, menurut CNN.

Ketegangan antara Trump dan Powell telah berlangsung lebih dari setahun.

Adblock test (Why?)



No comments:

Post a Comment