Thursday, January 15, 2026

Bupati Bogor Sebut Tidak Ada Pegawai PT Antam yang Terjebak di Tambang Emas

0 comments
Ringkasan Berita:
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan tidak terjadi ledakan dan tidak ada korban di tambang emas PT Antam Pongkor, Kecamatan Nanggung.
  • Kabar ratusan korban yang beredar di media sosial dipastikan tidak benar setelah dilakukan pengecekan langsung di lokasi.
  • Pemerintah dan PT Antam mengimbau masyarakat agar memverifikasi informasi dan tidak mudah percaya pada berita bohong.

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR- Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan tidak ada ledakan di daerah tambang milik PT Aneka Tambang (Antam) di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto tiba di Kantor Koramil 2117/Nanggung bersama Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dan Dandim 0621 Letkol (Inf) Henggar Tri Wahono.

Di lokasi tersebut Rudy Susmanto berdiskusi dengan pihak PT. Antam Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor  (UPBE) Pongkor untuk menggali informasi terkait kejadian tersebut.

Baca juga: Ratusan Orang Diduga Terjebak Akibat Kepulan Asap di Tambang Emas Bogor, Ini Penjelasan PT Antam

Ia pun nampak merasa lega setelah mendengar bahwa tidak ada pekerja yang terjebak di dalam lubang tambang emas tersebut.

Bahkan Pemerintah Kabupaten Bogor pun mengerahkan anggota Damkar dan BPBD untuk membantu melakukan penanganan.

Pasalnya, pada saat awal kejadian informasi yang beredar luas di masyarakat melalui media sosial disebutkan bahwa ratusan orang menjadi korban.

"Pada saat kami mendengar ada korban, buru-buru kami persiapkan segala sesuatu halnya. Tapi alhamdulillah informasi yang diberikan dari pimpinan Aneka Tambang, tidak ada satupun karyawan Antam yang menjadi korban," ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Setelah mengetahui faktanya, Rudy Susmanto pun mengimbau masyarakat agar memfilter setiap informasi yang diterima dan lebih bijak lagi dalam memberikan informasi.

Ia meminta masyarakat untuk memverifikasi setiap infomasi yang diterima agar tidak mudah termakan berita bohong.

"Pastikan sumbernya terlebih dahulu. Jangan sampai membuat masyarakat menjadi panik dan tentunya kami semua ada di sini untuk melayani masyarakat," katanya.

Penjelasan Antam

General Manager, Gold Mining Business Unit PT Antam UPBE Pongkor, Nilus Rahmat mengatakan bahwa informasi adanya 700 orang menjadi korban tidak lah benar.

Baca juga: Camat Nanggung Bogor Sebut Banyak Pekerja Tambang Emas Terjebak, Begini Kondisi Terkini di Lokasi

Angka 700 yang dimaksud merupakan area tambang yang memiliki ketinggian 700 meter di atas permukaan laut (MDPL), bukan jumlah korban.

"Kami meluruskan pada kesempatan ini bahwa hal itu keliru dan mungkin angka tersebut merujuk pada nama salah satu portal yang sudah tidak kami pergunakan lagi untuk kegiatan operasi penambangan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

Nilus Rahmat menegaskan bahwa pekerja PT. Antam Pongkor tidak ada yang menjadi korban dalam kejadian ini.

Adblock test (Why?)



No comments:

Post a Comment