Friday, April 10, 2026

Kasus Sirosis di Indonesia Tinggi, Wamenkes: Transplantasi Hati Jadi Solusi Utama

0 comments

loading...

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan prosedur transplantasi bisa menjadi harapan hidup bagi pasien. Foto: Annastasya Rizqa

JAKARTA - Penyakit hati masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di dunia, termasuk di Indonesia. Kondisi seperti sirosis, gagal hati, hingga kanker hati sering kali datang tanpa gejala awal yang jelas dan baru terdeteksi saat sudah parah.

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan prosedur transplantasi bisa menjadi harapan hidup bagi pasien karena memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi.

“Transplantasi ini penting karena beberapa penyakit yang ada itu terapi definitifnya atau terapi terakhirnya atau terapi satu-satunya untuk menyelamatkan hidupnya adalah dengan melakukan transplantasi,” ungkap Dante di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2026).

Baca Juga : 3 Kebiasaan Buruk Penyebab Abses Hati, Salah Satunya Konsumsi Alkohol

Wamen Dante menjelas beberapa kasus cirosis hepatis di Indonesia memiliki angka kematian yang tinggi. Tindakan transplantasi ini pun dapat menjadi penolong bagi para pasien.

“Sirosis hepatis atau cirosis hati ini menemati ulutan ketiga kematian terbesar di Indonesia. Dan kebanyakan karena infeksi hepatitis B,” papar Wamen Dante.

Wamen Dante mengatakan prosedur transplantasi biasa dilakukan oleh pasien penyakit hati kronik. Ia mengungkap ada 3 rumah sakit milik pemerintah yang sudah vusa melakukan prosedur transplantasi hepar atau hati yakni RS Cipto Mangunkusomo, RS Sardjito dan RS Fatmawati Jakarta.

Adblock test (Why?)



No comments:

Post a Comment