
loading...
Presiden AS Donald Trump. Foto/usa today
Berbicara di Gedung Putih pada hari Kamis, Trump memuji Menteri Luar Negeri Marco Rubio, putra imigran Kuba kelahiran Miami, karena telah melakukan “pekerjaan fantastis” di Kuba.
AS telah meningkatkan sanksi terhadap ekonomi pulau itu, secara efektif memberlakukan blokade minyak yang telah memperburuk kekurangan bahan bakar dan makanan yang parah.
Akankah Trump Memaksakan Perubahan Rezim di Kuba?
“Apa yang terjadi dengan Kuba sungguh luar biasa,” kata Trump selama kunjungan tim sepak bola Inter Miami.
“Kami pikir kami ingin memperbaiki – menyelesaikan yang satu ini [Iran] terlebih dahulu, tetapi itu hanya masalah waktu,” tambahnya.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut setelah menggembar-gemborkan kampanye yang sedang berlangsung melawan Iran, mengatakan pasukan AS dan Israel terus “menghancurkan musuh sepenuhnya.”
Kedua negara melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran Sabtu lalu, dengan alasan perlunya mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir. Iran bersikeras program nuklirnya bersifat damai.