Sunday, January 18, 2026

Maia Estianty Ungkap Obrolan yang Kini Sering Dibahas Jelang Usia 50 Tahun

0 comments
Ringkasan Berita:
  • Maia Estianty menyadari pentingnya kesehatan dan imun setelah memasuki usia hampir 50 tahun.
  • Perubahan usia membuat Maia memprioritaskan kesehatan demi tetap hadir dalam momen keluarga.
  • Maia terinspirasi lansia aktif dan menekankan vaksinasi dewasa sebagai perlindungan kesehatan.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Maia Estianty menyebut ada satu fase hidup yang diam-diam mengubah cara pandangnya terhadap tubuh dan kesehatan. 

Bukan saat karier di puncak, bukan pula ketika sibuk bekerja, melainkan ketika sudah mulai menapaki usia 50 tahun. 

Hal ini membuatnya sadar bahwa kesehatan bukan lagi urusan pribadi, melainkan tanggung jawab terhadap keluarga.

“Ya, kesibukannya main sama anak-anak juga. Mungkin mempersiapkan pernikahan anak juga. Jadi, kalau misalnya aku di usia yang sudah hampir 50 tahun ini, pasti yang dipikirin adalah kesehatan,” kata Maia Estianty dalam acara Healthtalk yang diselenggarakan di RS Siloam Lippo Village Tangerang, Sabtu (17/1/2026). 

Dari Hidup Bebas ke Hidup yang Harus Dijaga

Istri Irwan Mussry itu menggambarkan perubahan sebagai pergeseran prioritas yang nyata.

Semakin banyak orang yang bergantung pada kehadirannya, semakin besar pula kesadarannya untuk menjaga tubuh tetap berfungsi optimal.

Ia menilai, di usia matang, kesehatan bukan lagi reaksi saat sakit, melainkan sesuatu yang harus disiapkan sejak awal agar tidak mengganggu kehidupan keluarga.

Perubahan usia juga mengubah topik obrolan sehari-hari. 

Maia mengaku, lingkar pertemanannya kini dipenuhi diskusi tentang kesehatan, mulai dari dokter, vitamin, hingga upaya menjaga imun.

Bagi Maia, ini bukan sekadar tren, melainkan refleksi dari fase hidup baru yang dijalani bersama keluarga.

“Kalau kita sekarang udah, dokter lo siapa? Udah tukeran ya. Udah tukeran info nih ya kan,” ujarnya.

Tak Mau Kehilangan Momen Keluarga karena Tubuh

Adblock test (Why?)



No comments:

Post a Comment