
Namun, sarana penting ini kini tidak seterbuka mungkin bagi pemberdayaan wanita. Para wanita di seluruh dunia pada mulanya lebih sulit untuk mendapatkan modal, mengoperasikan, dan memperluas usaha mereka.
Baca Juga: Pengusaha Perempuan Milenial Bicara Agama dan Etos Kerja
Hal tersebut merupakan kesempatan yang terlewatkan bagi para wanita itu sendiri, dan juga bagi masyarakat secara keseluruhan. Pemberdayaan wanita seringkali diperlihatkan sebagai salah satu cara paling efektif untuk berjuang melawan kemiskinan dan memperbaiki pendidikan anak-anak.
Oleh karena itu, program Memperkuat Perempuan Pengusaha Mikro bagi Keamanan Digital dan Inklusi Keuangan (Strengthening Women Micro-entrepreneurs for Digital Security and Financial Inclusion (SERUNI)) dibentuk untuk mengatasi hambatan terhadap perempuan dalam memulai usaha yang berhasil, dan pengembangannya sambil tetap berjalan.
Program SERUNI merupakan bagian dari penerapan Strategi Nasional Keuangan Inklusi (SNKI), dan akan dijalankan oleh Mercy Corps Indonesia, dengan dukungan dari Inggris Raya– melalui Program Akses Digital dan Tech Hub di Kedutaan Inggris Jakarta. Wanita pengusaha mikro (termasuk kelompok disabilitas) di Indonesia akan memperoleh manfaat dari pemberdayaan ekonomi, literasi keuangan, dan pelatihan serta jasa digital melalui Program – agar mereka dapat memperoleh kesuksesan dalam berusaha.